Wednesday, 19 June 2019
NewsPayTV

Hary Tanoe Minta Pay TV MNC Sky Masuki Daerah Pelosok

445Views
Hary Tanoe Minta Pay TV MNC Sky Masuki Daerah Pelosok
CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat menghadiri rapat koordinasi nasional (rakornas) PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) di Wisma Indovision, Jakarta. (twitter @Harie_Tanoe)

iSatelit.com – Potensi bisnis televisi berbayar di Tanah Air masih sangat besar. Hal ini ditopang banyaknya jumlah penduduk serta konsumsi masyarakat yang terus tumbuh. Saat ini konsentrasi pasar televisi berbayar memang masih berada di kota-kota besar. Hal ini disebabkan pembangunan belum merata sehingga banyak kota/kabupaten yang belum berkembang.

Baca Juga:
» Inilah Siaran TV yang Menyiarkan Liga Inggris Melalui Parabola
» Siaran TV yang Menyiarkan Liga Italia Serie A di Indonesia
» PPTV HD Siarkan BPL, Serie A sampai Liga Champion 2016/2017

“Artinya, pertumbuhan ekonomi yang mapan itu di kotakota besar saja,” kata CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT), saat menghadiri rapat koordinasi nasional (rakornas) PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) di Wisma Indovision, Jakarta, dilansir koransindo Jumat (09/09/2016).

HT menambahkan, Indonesia memiliki keuntungan dari sisi jumlah penduduk yang mencapai 250 juta lebih di mana hampir setengahnya berusia muda dan produktif. ”Terlebih setiap tahunnya penduduk Indonesia bertambah lima juta setiap dua tahun, jadi ini luar biasa,” ujarnya.

Pada rapat koordinasi yang diikuti oleh perwakilan kantor cabang dari seluruh Indonesia, HT mengingatkan manajemen MNC Sky Vision untuk tetap menjaga kesuksesan dengan terus melakukan inovasi agar semakin kuat dan terus melangkah maju.

“Saya sangat berharap ke depan bagaimana MSKY dengan produk-produknya, Indovision, Top TV, dan lainnya bisa terus berinovasi. Saya yakin ke depan MNC Sky bisa betul- betul melangkah lebih baik lagi,” ujarnya.

HT menambahkan, pasar televisi berbayar di dalam negeri masih terus bertumbuh seiring dengan tingginya konsumsi masyarakat. Dia optimistis, dengan dibarengi inovasi yang terus dilakukan industri televisi berbayar akan semakin dilirik.

“Penopangnya ada pada konsumsi masyarakat kita. Bayangkan di Indonesia itu jumlah rumah tangga masih sekitar 60 juta itu jumlah yang sangat besar,” ucapnya.

Baca juga:  RCTI dan Global TV Ujicoba Frekuensi Baru

Menurut dia, ke depan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia akan tumbuh luar biasa dan tak hanya terpusat di Jakarta. HT menyebutkan, kota-kota seperti Bandung, Medan, dan Makassar akan mendominasi 80% perekonomian nasional. “Sepuluh atau dua puluh kota besar dari 514 kabupaten yang ada saya kira yang akan menggairahkan perekonomian kita,” ucapnya.

HT menegaskan, MNC Sky Vision harus berperan masuk ke pelosok-pelosok daerah agar mampu melayani masyarakat sehingga mendorong pemerataan serta mengurangi kesenjangan antara pusat dan daerah. ”MNC Sky Vision masuk ke sejumlah daerah, pasti membuka lapangan pekerjaan dan peluang. Infrastruktur terbangun dan mampu menggairahkan suatu daerah tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut dia berpesan, MNC Sky Vision harus mampu menyiapkan segala hal terkait pengembangan jaringan ke daerah. Misalnya, kesiapan dari sisi infrastruktur dan sumber daya manusia yang mampu memberikan layanan yang baik kepada pelanggan.

Sementara itu, Direktur Branch Operational MNC Sky Vision Salvona Tumonggor Situmeang mengatakan, rapat koordinasi MNC Sky Vision bersama perwakilan kantor perwakilan utama di sejumlah daerah rutin dilakukan setiap tahun.

Dia menyebutkan, saat ini MNC Sky Vision terdapat di 115 kota di Indonesia. Pada rapat koordinasi yang bertema Sky is the Limit tersebut MNC Sky juga bertekad menambah jumlah pelanggan setiap bulannya.

“Saat ini penambahan pelanggan kita per Agustus 2016 mencapai 35.000 per bulan di seluruh Indonesia. Bertahap target bulan ini di atas 35.000 pelanggan dan Oktober kami targetkan penambahannya mencapai 50.000 pelanggan,” ucapnya.

Untuk mencapai target-target tersebut, kata Salvona, akan ditopang dengan penambahan infrastruktur dan sistem baru yang akan memudahkan layanan pelanggan di antaranya sistem billing, aktivasi maupun call center yang akan meliputi 115 kota di Indonesia. (sc-01/ksc)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

beIN Sports tidak lagi siarkan Liga Inggris untuk musim 2019/2020.
beIN Sports Tidak Lagi Siarkan Liga Inggris
Tahun 2018 Penuh Tantangan Bagi Industri Televisi FTA di Indonesia
Ini Lima Program TV Ramadhan yang Tidak Patut
Giliran Matrix Digugat RCTI Sebesar Rp 6,5 Triliun
SEBANYAK 12 klub besar akan bertanding di International Champions Cup (ICC) 2019. (Dok. ICC 2019)
Jadwal Siaran Langsung International Champions Cup (ICC) 2019 di TV
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Wanita 2019 di Televisi
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Wanita 2019 di Televisi
Jadwal Siaran langsung Copa America 2019 di Televisi
Jadwal Siaran Langsung Copa America 2019 di Televisi
Siaran TV Siarkan Merlion Cup: Thailand U22 vs Indonesia U23
Siaran TV Siarkan Merlion Cup: Thailand U22 vs Indonesia U23
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Ini Penyebab Siaran RCTI dan Global TV Hilang
Frekuensi Terbaru CTN, CNC dan MyTV Kamboja
Frekuensi Terbaru CTN, CNC dan MyTV Kamboja
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak
RCTI MNCTV dan GlobalTV Diacak di Jam Prime Time Demi MNC Vision
RCTI, MNCTV dan GlobalTV Diacak di Jam Prime Time, Demi MNC Vision?
KPID Soroti Maraknya TV Kabel Ilegal
Hary Tanoe Minta Pay TV MNC Sky Masuki Daerah Pelosok
Pemilik TV Kabel Terancam Denda Rp 5 M dan Penjara 2 Tahun
Raperda TV Kabel Rampung Tahun Ini
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
PSSI Anniversary U-19 Tournament di RCTI dan INewsTV Diacak, Ini Solusinya
MNCTV Diacak, Ini Siaran TV Siarkan AFC U-16 di Parabola
SCTV dan Indosiar Diacak, Ini Cara Nonton Asian Games 2018