Friday, 26 April 2019
NewsPayTV

KPID Soroti Maraknya TV Kabel Ilegal

421Views
PERALATAN TV Kabel. (Dok. yunjocool)

iSATELIT.com – Maraknya layanan televisi kabel ilegal mendapat sorotan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta. Pasalnya, saat ini ada lembaga penyiaran berlangganan (LPB) yang menyediakan layanan televisi kabel tanpa izin di apartemen, rumah susun (rusun) hingga rumah pertokoan (ruko).

Komisioner KPID DKI Tri Andri mengatakan, mengungkapkan, tim KPID DKI pada Kamis lalu (16/08/2018) melakukan inspeksi di lapangan. Dalam inspeksi itu, KPID DKI menerima keluhan masyarakat penghuni rusun yang keberatan dipungut biaya untuk memperoleh layanan siaran televisi berlangganan.

Sebagai contoh di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, di salah satu bloknya terdapat praktik pendistribusian penyiaran tv berlangganan melalui antena parabola ke masing-masing unit secara ilegal.

“Untuk menikmati siaran berlangganan masyarakat dipungut biaya instalasi pemasangan pertama sebesar Rp 300 ribu sampai dengan Rp 350 ribu dan iuran setiap bulannya mencapai Rp 90 ribu rupiah,” ujar Tri melalui siaran pers KPID DKI.

Menurutnya, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran LPB maka penyiaran berlangganan via satelit ataupun kabel secara terestrial wajib memiliki izin. Pasal 4 Ayat (1) PP itu menegaskan bahwa LPB sebelum menyelenggarakan kegiatan wajib memperoleh izin penyelenggaraan penyiaran.

“Berdasar peraturan perundangan, keberadaaan tv kabel di Rusun Penjaringan tidak tercatat di KPID Provinsi DKI Jakarta sehingga keberadaannya dapat dikategorikan ilegal,” ujarnya.

Anggota KPUD DKI Th Bambang Pamungkas menambahkan, keberadaan LPB televisi baik melalui kabel ataupun parabola yang tak dilengkapi izin jelas melanggar peraturan yang ada. Bahkan, praktik penarikan iuran yang dilakukan LPB ilegal juga telah menimbulkan kerugian negara.

“Karena negara tak memperoleh pemasukan pajak dari layanan televisi berlangganan ilegal,” katanya.

Baca juga:  Raperda TV Kabel Rampung Tahun Ini

Yang tak kalah mengkhawatirkan, kata Bambang, materi siaran LPB ilegal pun tak terpantau.

Menurutnya, hal itu jelas merugikan masyarakat. “Jadi masyarakat sudah dipungut biaya, masih harus menanggung kerugian akibat efek buruk materi siaran yang tak termonitor,” katanya.

Oleh karena itu Bambang meminta kepada seluruh pelaku usaha penyelenggara LPP TV kabel segera mengurus perizinan sesuai PP No 52 Tahun 2005. “Karena bila tidak melakukan proses perizinan, berarti ilegal dan aparat penegak hukum dapat mengambil tindakan sesuai peraturan yang ada,” katanya. (isc-01/adm)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

RTM Malaysia Resmi Pegang Hak Siar Copa America 2019
RTM Malaysia Resmi Pegang Hak Siar Copa America 2019
Ini Pemegang Hak Siar Liga 1 Indonesia 2019
Ini Pemegang Hak Siar Liga 1 Indonesia 2019
Duh! Kick Off Liga 1 Ditunda Lagi
Duh! Kick Off Liga 1 Ditunda Lagi
Biaya Iklan Kampanye PSI dan Partai Perindo di TV
Sering Muncul, Ini Biaya Iklan Kampanye PSI dan Partai Perindo di TV
Jadwal Piala AFF U-22 dan Stasiun TV yang Menyiarkan di Parabola
Jadwal Piala AFF U-22 dan Stasiun TV yang Menyiarkan di Parabola
Jadwal Piala AFF 2018 dan Siaran TV yang Menyiarkan di Parabola
Jadwal Piala AFF 2018 dan Siaran TV yang Menyiarkan di Parabola
Siaran TV di Parabola Siarkan Jepang vs Indonesia
Siaran TV di Parabola Siarkan Barcelona vs Real Madrid
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Ini Penyebab Siaran RCTI dan Global TV Hilang
Survei Indikator: tvOne Stasiun Televisi Paling Dipercaya
Survei Indikator: tvOne Stasiun Televisi Paling Dipercaya
Frekuensi Terbaru TransTV di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru TV Muhammadiyah (TVMu)
Frekuensi Terbaru TV Muhammadiyah (TVMu)
KPID Soroti Maraknya TV Kabel Ilegal
Hary Tanoe Minta Pay TV MNC Sky Masuki Daerah Pelosok
Pemilik TV Kabel Terancam Denda Rp 5 M dan Penjara 2 Tahun
Raperda TV Kabel Rampung Tahun Ini
Pemegang Hak Siar Kualifikasi Piala Asia U23 di Parabola
Pemegang Hak Siar Kualifikasi Piala Asia U23 di Parabola
Siaran TV Pemegang Hak Siar Piala AFF U-22
Siaran TV Pemegang Hak Siar Piala AFF U-22 di Parabola
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
Siaran TV Luar Negeri Pemegang Hak Siar Piala AFF 2018
Siaran TV Luar Negeri Pemegang Hak Siar Piala AFF 2018