Friday, 06 December 2019
FokusLiga ChampionsNews

RCTI Diacak, Ini Alternatif Nonton Liga Champions Melalui Parabola

Sony Ten 1 dan Sony Ten 2 yang bisa disaksikan melalui pay tv Videocon di satelit ST 2 KU juga menyiarkan Liga Champions Eropa 2018-2019.

iSATELIT.com – RCTI dipastikan akan diacak saat Liga Champions Eropa musim 2018/2019 mulai tayang sejak Selasa (18/09/2018) malam. RCTI merupakan pemegang hak siar free to air (FTA) teresterial untuk wilayah Indonesia. Dipastikan RCTI tidak akan diacak dengan enkripsi biss key.

Sementara, pemegang hak siar Liga Champions Eropa melalui satelit atau parabola adalah televisi berbayar K Vision dan MNC Vision. K Vision akan menyiarkan Liga Champions di Channel in house-nya, Total Sports Blast (TSB) 1, 2 dan 3, sementara di MNC Vision bisa ditonton melalui Soccer Channel.

Nah, bagaimana dengan pemegang hak siar Liga Champions di negara lain yang stasiun televisinya bisa dijangkau di Indonesia?

Untuk Malaysia dan Brunei Darussalam bisa disaksikan di Astro. Televisi berbayar yang juga bisa disaksikan di sebagian wilayah di Indonesia ini memastikan diri berhak menyiarkan Liga Champions usai melalui lobi-lobi yang alot ke layanan situs berita dan televisi streaming Goal.

Sebelumnya, Astro mendapat protes yang sangat keras dari masyarakat Malaysia lantaran belum memiliki hak siar Liga Champions Eropa. Berbagai kecaman dilayangkan ke akun sosial media salah satu pay tv terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Cukup mengejutkan sebenarnya, Goal memegang hak siar eksklusif Liga Champions di beberapa negara di Asia Tenggara, mengalahkan provider televisi berbayar lokal. Seperti di Singapura, Goal harus memendam keinginan pay tv lokal Starhub dan Singtel untuk menyiarkan Liga Champions Eropa. Kemudian di Thailand, Goal mengalahkan TrueVisions, pay tv terbesar dan memiliki sejarah panjang di Thailand.

Hal yang sama juga terjadi di Kamboja, Filipina dan Laos. CTN, MyTV dan CNC (CBS Group) yang beberapa tahun terakhir menjadi langganan pemegang hak siar Liga Champions Eropa di Kamboja dan menjadi alternatif termudah untuk menyaksikan Liga Champions Eropa melalui parabola di Indonesia pun harus absen menyiarkan kompetisi terbesar dan bergengsi di Eropa ini. Alasannya sama, pemegang hak siar Liga Champions Eropa tahun ini di Kamboja, Filipina dan Laos adalah Goal.

Sementara di Vietnam, masih dipegang televisi berbayar K+. Untuk negara India, Liga Champions Eropa akan ditayangkan di Sony ESPN HD dan Sony Six HD. Selain itu, ada juga di Sony Ten 1 dan 2 di pay tv Videocon serta Ten Sports Pakistan.

Sedikit harapan untuk menyaksikan UCL melihat pemegang hak siar di Myanmar yang kini dimiliki televisi berbayar Skynet. Skynet akan menyiarkan seluruh pertandingan Liga Champions Eropa di channel in house-nya. Bahkan, Skynet akan menyiarkan seluruh pertandingan UEFA Europa League sebanyak 12 pertandingan serentak secara langsung.

Kesimpulan
Untuk Liga Champions Eropa musim 2018-2019 tidak ada stasiun televisi di parabola yang menyiarkan secara Free To Air (FTA) melalui satelit. Bahkan, stasiun televisi yang diacak menggunakan enkripsi Biss Key pun tidak ada.

Alternatif nonton Liga Champions Eropa bisa melalui pay tv yang disebutkan diatas atau melalui FEED. FEED disini bukan feed resmi yang ada di satelit Asiasat 5. Namun, FEED yang berada di satelit Intelsat 19 (166.0°E), sehingga arah parabola akan sangat menukik ke Timur. FEED tersebut untuk saat ini tidak diacak alias Free To Air (FTA).

FEED tersebut berada di Satelit Intelsat 19 dengan frekuensi 4046, Polaritas Horizontal dan Symbol Rate 6000.

Kemudian, bisa juga melalui channel Sony ESPN HD dan Sony Six HD di Intelsat 17 (66.0°E). Hampir sama dengan Intelsat 19, hanya saja satelit ini menukik ke arah sebaliknya yaitu ke Barat. (isc-01/adm)

Bagaimana Tanggapan Anda?
Baca juga:  Hary Tanoe akan Perkenalkan RCTI+

Leave a Reply

PPTV HD Siarkan Liga Inggris
Ini Penyebab PPTV HD Berhenti Siarkan Liga Inggris
KPI Sanksi Spongebob Squarepants, Ini Sebabnya
KPI Sanksi Spongebob Squarepants, Ini Sebabnya
Liga Inggris di TVRI Tidak Diacak Biss Key
Liga Inggris di TVRI Tidak Diacak Biss Key
RCTI GTV dan MCTV Diacak 24 Jam di Parabola
RCTI, GTV dan MCTV Diacak 24 Jam di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Jum’at (19/09/2019) sampai Senin (19/09/2019) di Parabola
Siaran Alternatif Liga Champions 2019-2020 di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia di Parabola
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Ini Penyebab Siaran RCTI dan Global TV Hilang
Frekuensi Mola Sports di Parabola
Frekuensi Mola Sports di Parabola
RTM TV 1, salah satu siaran milik Kerajaan Malaysia yang berada di satelit Measat 3A. (Dok. iSATELIT.com)
Frekuensi RTM TV 1 dan TV 2 Malaysia Terbaru
RCTI, MNCTV dan GTV Diacak Setiap Pukul 18:00 WIB
RCTI, MNCTV dan GTV Diacak Setiap Pukul 18:00 WIB
Frekuensi Terbaru CTN, CNC dan MyTV Kamboja
Frekuensi CTN CNC dan MyTV Kamboja Terbaru
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
SCTV dan Indosiar di Ninmedia Hilang
SCTV dan Indosiar di Ninmedia Hilang? Ini Solusinya
Receiver Rekomendasi Ninmedia
Inilah Receiver Rekomendasi Ninmedia
Pay TV Grup SCTV dan Indosiar Ini Tutup 1 September
Pay TV Grup SCTV dan Indosiar Ini Tutup 1 September
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
PSSI Anniversary U-19 Tournament di RCTI dan INewsTV Diacak, Ini Solusinya