Tuesday, 21 May 2019
FokusNews

Sering Muncul, Ini Biaya Iklan Kampanye PSI dan Partai Perindo di TV

Meski menghabiskan banyak biaya, namun tetap tidak lolos ke Senayan

698Views
Biaya Iklan Kampanye PSI dan Partai Perindo di TV
IKLAN PSI dan Partai Perindo. (youtube)

iSATELIT.com – Iklan Partai Perindo memang paling sering terlihat di televisi. Apalagi yang biasa nonton di RCTI, Global TV dan MNC TV. Tak sedikit anak-anak hingga orang dewasa hafal dengan Mars Partai Perindo lantaran seringnya iklan partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini muncul di televisi.

BACA JUGA: Jokowi atau Prabowo: Siapa Paling Banyak Iklan di Televisi?

Selain itu, iklan yang juga sukses mencuri perhatian khalayak ramai adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan, tak jarang kata “udah-udah,” yang diucapkan Grace Natalie di iklan partai yang menyasar milenial ini diplesetkan para pengguna media sosial.

Ternyata, dibalik seringnya iklan kedua partai ini muncul di televisi menempatkan keduanya sebagai partai politik yang paling dalam merogoh kocek untuk membiayai belanja iklan di televisi.

Portal berita bisnis.com mengutip data Adstensity yang dipaparkan PT. Sigi Kaca Pariwara, ada beberapa partai politik yang baru yang cukup banyak mengeluarkan dana untuk belanja iklan seperti Perindo, PSI, Partai Garuda, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Perindo sebagai partai politik baru mendominasi belanja iklan dalam pemilu tahun ini. Setidaknya, partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu menggelontorkan dana Rp82,73 miliar untuk belanja iklan.

Perindo mengeluarkan sebagian besar belanja iklannya untuk tiga stasiun televisi yang tergabung di grup MNC yaitu RCTI, MNC TV, dan Global TV. Nyaris setengah dari pemasukan RCTI dari iklan partai politik, yaitu Rp31 miliar, berasal dari Perindo.

PSI ada di urutan kedua untuk belanja iklan terbanyak. Total belanja iklan parpol milenial yang dipimpin Grace Natalie pada kampanye terbuka tahun ini mencapai Rp42,83 miliar. Dua televisi dari grup Emtek, yaitu SCTV dan Indosiar, menjadi tujuan utama belanja iklan televisi PSI yaitu lebih dari Rp9,4 miliar masing-masing.

Baca juga:  Fokus ke Partai Perindo, Hary Tanoe Tinggalkan MNC Group

Sementara itu, untuk Partai Garuda dan PKPI masing-masing sebanyak Rp22,50 miliar dan Rp15,07 miliar.

A.Sapto Anggoro, CEO PT Sigi Kaca Pariwara, memaparkan dalam laporannya bahwa total belanja iklan di 13 stasiun televisi nasional pada kampanye terbuka mencapai Rp602,98 miliar dengan total 14.234 iklan.

Besarnya pencapaian belanja iklan itu terdiri dari belanja iklan untuk pasangan capres dan cawapres yang mencapai Rp165,36 miliar, dengan rincian pasangan Joko Widodo–Ma’ruf Amin Rp89,27 miliar dan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno Rp76,09 miliar, serta belanja iklan untuk partai politik senilai Rp437,62 miliar.

Namun, besarnya biaya iklan ternyata tidak menjamin parpol akan dipilih masyarakat luas. Nyatanya parpol tersebut terancam gagal masuk ke Senayan, seperti Partai Perindo, PSI, Partai Garuda dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Berikut rincian belanja iklan sejumlah partai baru, namun terancam tidak lolos ke Senayan seperti dilansir brilio.net.

1. Perindo
Total perolehan suara Partai Perindo berkisar antara 2,65 persen (Indo Barometer) hingga 2,95 persen (LSI Denny JA). Belanja iklan Partai perindo juga cukup banyak, mencapai Rp 82,73 miliar. Belanja iklan tersebut di stasiun TV antara lain:

RCTI: Total 276 iklan dan nilai belanja iklan Rp 31,04 miliar
MNC TV: Total 262 iklan dan nilai belanja iklan RP 20,16 miliar
Global TV: Total 261 iklan dengan nilai belanja iklan Rp 14,44 miliar

2. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Partai PSI juga tidak lolos ke Senayan berdasarkan hasil hitung cepat. Perolehan suaranya antara 1,82 persen Poltracking) hingga 2,35 persen (LSI Denny JA). Partai baru ini juga mengeluarkan biaya iklan kampanye yang besar. PSI paling banyak muncul di televisi sejumlah 1.277 iklan dengan total belanja Rp 42,84 miliar. Berikut belanja iklan kampanye PSI di televisi:

Baca juga:  Hary Tanoe Minta Pay TV MNC Sky Masuki Daerah Pelosok

TransTV: Total 192 iklan dan nilai belanja iklan Rp 4,06 miliar
Trans7: Total 191 iklan dengan nilai belanja iklan Rp 4,36 miliar
Indosiar: Total 185 iklan dengan nilai belanja iklan Rp 9,81 miliar

3. Partai Hanura
Partai Hanura tidak lolos ke Senayan berdasarkan hasil hitung cepat. Adapun perolehan suaranya berkisar antara 1,64 persen (Poltracking) hingga 1,85 persen (LSI Denny JA). Partai Hanura meluncurkan 1.053 iklan dengan biaya total Rp 40,16 miliar. Biaya iklan yang cukup banyak ialah untuk iklan layar kaca yakni:

tvOne: Total 205 iklan dan nilai belanja iklan Rp 7,87 miliar
antv: Total 196 iklan dan nilai belanja iklan Rp 12,09 miliar
TVRI: Total 184 iklan dan nilai belanja iklan Rp 1,11 miliar

(isc/adm-01)

Bagaimana Tanggapan Anda?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Andre Taulany Tak Lagi Tampil di NET. TV, Ini Sebabnya
Andre Taulany Tak Lagi Tampil di NET. TV, Ini Sebabnya
RCTI Gugat Ninmedia Indonesia Rp. 2,1 Triliun
RCTI Gugat Ninmedia Indonesia Rp. 2,1 Triliun
Hafiz Indonesia, Program yang Ditunggu Setiap Ramadhan
KPI Televisi Memang Lebih Fokus pada Rating
KPI: Televisi Memang Lebih Fokus pada Rating
Jadwal Piala AFF U-22 dan Stasiun TV yang Menyiarkan di Parabola
Jadwal Piala AFF U-22 dan Stasiun TV yang Menyiarkan di Parabola
Jadwal Piala AFF 2018 dan Siaran TV yang Menyiarkan di Parabola
Jadwal Piala AFF 2018 dan Siaran TV yang Menyiarkan di Parabola
Siaran TV di Parabola Siarkan Jepang vs Indonesia
Siaran TV di Parabola Siarkan Barcelona vs Real Madrid
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Ini Penyebab Siaran RCTI dan Global TV Hilang
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak
RCTI MNCTV dan GlobalTV Diacak di Jam Prime Time Demi MNC Vision
RCTI, MNCTV dan GlobalTV Diacak di Jam Prime Time, Demi MNC Vision?
RCTI, GlobalTV dan MNCTV Diacak Bersamaan
Wow! RCTI, GlobalTV dan MNCTV Diacak Bersamaan
KPID Soroti Maraknya TV Kabel Ilegal
Hary Tanoe Minta Pay TV MNC Sky Masuki Daerah Pelosok
Pemilik TV Kabel Terancam Denda Rp 5 M dan Penjara 2 Tahun
Raperda TV Kabel Rampung Tahun Ini
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
PSSI Anniversary U-19 Tournament di RCTI dan INewsTV Diacak, Ini Solusinya
MNCTV Diacak, Ini Siaran TV Siarkan AFC U-16 di Parabola
SCTV dan Indosiar Diacak, Ini Cara Nonton Asian Games 2018